Senin, 02 Juni 2014

UNTUKMU MALAIKAT HATIKU




Cinta
Sungguh besar pengorbananmu  
dalam membimbingku  hingga aku luluh dalam senyumanmu
Tulusmu telah membuat harapan  tuk menjadi kenyataan

Kasih
Betapa sempurna harapan yang kau tanamkan padaku hingga aku mampu bertahan dalam pelukanmu 
Setiamu telah membuat diri ini bertahan untuk satu hati 

Sayang
Sangatlah bijak engkau dalam mengurai mimpiku
membuat diri ini tetap dan terus berjalan kearahmu
Hingga saat sang PENCIPTA berkata Engkaulah Tulang RUSUK ku

Kau gengam hatiku yang memerah dan kau warnai jiwaku
dengan semangat agar hidupku penuh arti......
UNTAIAN KATA TERAKHIR

Tetaplah kau disini temani aku dalam suka
Isi hariku dengan cerita hatimu
Selimuti jiwaku dengan senyum manismu
Dekap rasaku dengan canda bahagiamu
Beri semangat hidupku dengan kisah lalumu
Karena . . .  Semua itu adalah bahagiaku

Walau tajamnya kerikil tetap kujalani dengan sabar dan ikhlas
Saat ku berduka ku mohon engkau tuk diam sejenak
Beri waktuku tuk menyendiri dan merenung
Karena . . .diri ini tidak ingin engkau larut dalam dukaku
Yang akan membuatmu berprasaka  buruk tanpa berpikir jernih

Ku hanya ingin memberikan mu suka  bukan duka
Ku hanya ingin memberikan mu senyum bukan kesedihan
Ku hanya ingin memberikan mu kedamaian bukan pertengkaran
Ku hanya ingin memberikan mu ketenangan bukan kegelisahan
Karena engkau adalah bagian dari do'a tuk menghias raga ini

Tetaplah disini ku mohon . . . .